Seo

Cara Setting Alert Posisi Ranking Keyword di Semrush Biar Nggak Perlu Cek Manual Tiap Hari

3 min read
Contoh email alert posisi ranking keyword dari Semrush Position Tracking

Ada masa waktu saya cek dashboard Position Tracking di Semrush hampir tiap pagi, cuma buat lihat apakah ada keyword yang naik atau turun. Kebiasaan ini kerasa buang waktu, apalagi kalau project yang saya pantau ada lebih dari satu domain dan puluhan keyword. Kadang yang saya cari cuma satu hal, apakah ada perubahan posisi yang cukup besar untuk ditindaklanjuti, tapi saya tetap harus scroll seluruh tabel keyword tiap kali buka dashboard.

Setelah beberapa lama, saya baru sadar Semrush sebenarnya sudah punya fitur alert bawaan di Position Tracking. Jadi bukan saya yang harus rajin buka dashboard, tapi Semrush yang kirim email begitu ada keyword yang posisinya berubah signifikan. Berikut cara saya setting fitur ini.

1. Buka Project Position Tracking

Masuk ke Semrush, lalu buka menu Projects. Kalau domain yang mau dipantau belum ada project-nya, buat dulu project baru dan aktifkan tool Position Tracking di dalamnya. Kalau sudah ada, langsung klik project tersebut untuk masuk ke dashboard tracking.

2. Tentukan Device dan Lokasi Pencarian

Sebelum setting alert, pastikan target device dan lokasi sudah sesuai dengan audiens yang mau saya sasar. Untuk project berbahasa Indonesia, saya set lokasi ke Indonesia dengan mesin pencari Google, device desktop atau mobile tergantung mana yang lebih relevan buat bisnis, dan bahasa Indonesian. Detail ini penting karena posisi ranking bisa berbeda jauh antara device dan lokasi yang berbeda.

3. Masuk ke Pengaturan Notifications

Di dalam Position Tracking, cari menu pengaturan alert atau notifications, biasanya ada di ikon roda gigi atau di bagian atas dashboard. Di sini saya bisa menentukan keyword mana saja yang mau dipantau perubahannya, tidak harus semua keyword dalam project.

4. Set Rule Perubahan Posisi

Bagian paling penting ada di rule. Saya set rule semacam “Changes by more than 5 positions”, artinya alert baru akan terpicu kalau ranking sebuah keyword naik atau turun lebih dari 5 posisi dibanding hari sebelumnya. Angka ini bisa disesuaikan, kalau saya mau lebih sensitif terhadap perubahan kecil, angkanya bisa diturunkan, tapi risikonya notifikasi jadi lebih sering masuk untuk fluktuasi yang sebenarnya tidak terlalu berarti.

5. Pilih Channel dan Jadwal Notifikasi

Semrush akan mengirim notifikasi ini lewat email dari alamat [email protected]. Saya biarkan pengecekan berjalan harian, karena project yang saya pantau butuh respon cepat kalau ada penurunan posisi. Kalau sekadar mau ringkasan mingguan, jadwalnya juga bisa diubah supaya tidak terlalu banyak email masuk.

Contoh Email yang Diterima

Begini bentuk email yang saya terima setelah alert ini aktif dan ada keyword yang posisinya berubah cukup besar.

Contoh email alert posisi ranking keyword dari Semrush Position Tracking

Di email tersebut terlihat jelas informasi yang saya butuhkan tanpa harus buka dashboard: nama project, device dan lokasi pencarian (Indonesia, Google, bahasa Indonesian), tanggal data diambil, rule yang memicu alert (“Changes by more than 5 positions”), sampai tabel keyword yang berubah lengkap dengan posisi terbaru, selisih perubahan, dan volume pencarian bulanan keyword tersebut. Pada contoh ini, satu keyword naik 5 posisi ke posisi 18, dengan volume pencarian 720 per bulan. Dari email ini saya tinggal klik “View alerts” untuk lihat detail lengkap, atau “Go to Campaign” untuk langsung masuk ke project terkait.

Kenapa Fitur Ini Layak Diaktifkan

Sejak alert ini aktif, saya tidak lagi buka dashboard Position Tracking setiap hari tanpa tujuan jelas. Saya baru buka dashboard kalau memang ada email masuk yang menandakan ada perubahan berarti. Ini menghemat waktu, dan yang lebih penting, saya jadi lebih cepat tahu kalau ada penurunan ranking yang perlu ditelusuri penyebabnya, entah karena update algoritma, kompetitor yang mengambil posisi, atau perubahan konten di halaman saya sendiri.

Kalau selama ini pekerjaan monitoring SEO masih dilakukan manual dengan buka dashboard satu per satu, fitur alert semacam ini sebenarnya sudah cukup untuk mengurangi beban itu. Tinggal disesuaikan saja sensitivitas rule dan jadwal notifikasinya, sesuai seberapa cepat saya perlu tahu kalau ada perubahan di ranking keyword yang saya pantau.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Chat!
1